Film Merah Putih: Bukan Hanya Adegan Perang
frog_prince — 7 August 2009 - 12:59
Tanggal 3 Agustus 2009 kemarin, Margate House dan Media Desa mengadakan press screening untuk FilmMerah Putih. Selain wartawan, hadir pula para pendukung Film Merah Putihyaitu Lukman Sardi, Darius Sinathrya, Donny Alamsyah, Zumi Zola, T. Rifnu Wisnu, Rahayu Saraswati, dan Astri Nurdin. Tapi sayang acara ini minus dihadiri oleh sang sutradara Yadi Sugandi.
Decak kagum dari kalangan wartawan sebagai penonton saat adegan-adegan berkelahi atau ledakan muncul disana sini. Selain itu terdengar pula tawa karena film bernuansa nasionalis ini ternyata juga terselip komedi segar.
Setelah press screening, para pendukung film memberikan kesan-kesannya selama pembuatan film ini. Yang menarik adalah ketika Darius melontarkan pernyataan rasa bangga dan kecewanya. “Saya bangga dan kecewa untuk film ini. Bangga karena akhirnya ada film yang bisa membangkitkan rasa nasionalis lewat film perang dan sejarah. Film ini juga yang bergenre beda seperti kebanyakan film sekarang. Tapi saya kecewa kenapa ide awal untuk membuat film ini justru datang dari orang diluar bangsa Indonesia. Ternyata mereka lebih peduli daripada kita,” ujar Darius dihadapan para wartawan.
Tidak hanya para pendukung film yang memberikan kesan, para wartawan juga diberikan kesempatan untuk menyatakan kesan atau untuk bertanya mengenai film ini. Seperti salah satu wartawan yang menyatakan, jika film yang disebut-sebut sebagai film perang bergaya Hollywood ini justru tidak seheboh atau semegah film Hollywood pada umumnya. Jeremy Stewart sebagai salah satu produser eksekutif pun memberikan penjelasan. “Film ini merupakan trilogi, sebagai film pertamanya kami memberikan pengenalan terlebih dahulu terhadap para pemain dan jalan cerita, memang ledakan-ledakan dahsyat mungkin tidak sebanyak yang anda kira, tapi kita lihat saja di film kedua dan ketiganya yang saya jamin akan banyak aksi ledakan yang lebih dahsyat dengan taraf Hollywood,” jelas Stewart yang juga mengatakan bahwa film keduanya sudah selesai 70% dan film ketiganya 30%.
Mengapa film ini digembar-gemborkan ala Holywood? Lihat saja daftar kru yang terlibat antara lain Koordinator Special Effect dari Inggris, Adam Howarth (Saving Private Ryan, Black Hawk Down), Koordinator Pemeran Pengganti, Rocky McDonald (Mission Impossible II, The Quiet American), Make Up dan Visual Effect Artist, Rob Trenton (Batman-The Dark Knight), Ahli Persenjataan, John Bowring (Crocodile Dundee II, The Matrix, The Thin Red Line, Australia, X-Men Origins : Wolverine), dan Asisten Sutradara Mark Knight (December Boys, Beautiful).
Film ini akan dirilis secara nasional mulai 13 Agustus 2009 di Indonesia
- frog_prince's blog
- Login or register to post comments
- View: 410 times
-



Ada tambahan nih Review dari
sikathabis — 7 August 2009 - 13:19Ada tambahan nih
Review dari murdox - http://murdox.multiply.com/journal/item/438
Hari kemerdekaan tahun ini akan terasa berbeda, karena di tahun yang ke-64 ini, mata kita akan dimanjakan dengan adanya sebuah film fenomenal berjudul MERAH PUTIH. Kenapa fenomenal? Begini... film ini adalah film trilogi pertama di Indonesia yang dikerjakan dengan sungguh dan dengan tim yang luar biasa.
Bayangkan tim ini beranggotakan antara lain :
Koordinator efek khusus dari Inggris Adam Howarth yang pernah menangani film SAVING PRIVATE RYAN dan BLACKHAWK DOWN, juga melibatkan koordinator stuntman (pemeran pengganti) Rocky McDonald yang juga pernah menangani MISSION IMPOSSIBLE II dan THE QUIET AMERICAN.
Make-up dan visual effects oleh Rob Trenton yang pernah menangani film THE DARK KNIGHT, Konsultan ahli persenjataan adalah John Bowring yang pernah memegang CROCODILE DUNDEE II, THE MATRIX, THE THIN RED LINE, AUSTRALIA, X-MEN ORIGINS: WOLVERINE dan Asisten Sutradara adalah Mark Knight yang pernah menangani DECEMBER BOYS dan BEAUTIFUL.
Tapi tetap sutradaranya adalah orang Indonesia yaitu Yadi Sugandi.
Kemarin gw baru liat trailer-nya aja udah berasa HARUS NONTON! Gila! keren habis!
Oh ya sedikit soal film ini :
Merah Putih merupakan film Trilogy Perjuangan pertama di Indonesia dan Film pertamanya mulai kita bisa saksikan tanggal 13 Agustus ini.
Mengambil latar temporal masa revolusi fisik pasca-1945, berkisah tentang perjuangan lima kadet yang mengikuti latihan militer di sebuah kota di Jawa Tengah. Mereka, Amir (diperankan Lukman Sardi), Tomas (Dodi Alamsyah), Dayan (Teuku Rifnu), Senja (Rahayu Saraswati), dan Marius (Darius Sinathrya), masing-masing punya latar belakang, suku, dan agama yang berbeda. Suatu ketika, kamp tempat mereka berlatih diserang tentara Belanda. Seluruh kadet kecuali lima sekawan itu dibunuh. Mereka yang berhasil lolos, bergabung dalam pasukan gerilya Soedirman di pedalaman Jawa.
Trailer
jadi penasaran pengen
heman ale — 7 August 2009 - 13:22jadi penasaran pengen nonton
bagus mana ama macabre ya ???
film ini ada di list film yg
moskie — 7 August 2009 - 14:18film ini ada di list film yg bakal gw tonton..
ayo kira nonton rame-rame
All The Best of You
mantep banget.... thanks
frog_prince — 7 August 2009 - 17:19mantep banget.... thanks for sharing.... bro...
katanya film ini mantap banget g tunggu aja deh 13 Agustus,.... hayo2... pada mau nonton bareng ga ??
ikut dong prince, ajak bung
moskie — 7 August 2009 - 20:48ikut dong prince, ajak bung ale, ditraktir bung ale tuh katanya. kita nonton pake kaos adandu kayaknya okeh
All The Best of You
kl ane nunggu kluar d video
sikathabis — 7 August 2009 - 20:38kl ane nunggu kluar d video ezy... soale ga bs ntn d bioskop
mank kenapa kk sikathabis
evi_ajah — 10 August 2009 - 08:58mank kenapa kk sikathabis gak bisa nonton di bioskop,,,
kan seru klo nonton bareng